MENGENAL ARSITEKTUR IRAN

By On Monday, March 31st, 2014 Categories : Bikers Pintar

MENGENAL ARSITEKTUR IRAN – Pertama kali muncul pada jaman pemerintahan Achaemeniu (550-331 SM). Iran yang waktu itu dikenal sebagai Persia, arsitekturnya mulai tampak khusus setelah masuknya pengaruh Islam yang dibawa orang Arab. Pengaruh ini mulai berkembang sekitar tahun 636, meskipun sebelum masuknya pengaruh Islam, beberapa corak sempat timbul di sana.

Ibu kota Persia, Persepolis, yang dibakar Aleksander Agung pada tahun 331, dirintis pembuatannya oleh Darius sekitar tahun 520 SM dan selesai tahun 460 SM. Persepolis cukup terkenal karena merupakan kumpulan bangunan di atas pelataran yang diperko­koh dan diberi pengaman seperti benteng di kaki gu­nung sebelah utara-selatan Shiraz. Kota ini jarang dipakai kecuali untuk upacara-upacara khusus. Pin­tu utamanya berupa gerbang sangat besar yang ber­kesan monumental. Semua istana di dalamnya meru­pakan perkembangan gaya rumah Iran yang elit, de­ngan ruang besar bertiang banyak dan adakalanya dikelilingi ruang-ruang kecil. Ruang masuknya juga bertiang banyak. Dindingnya terbuat dari batu bata berukuran sangat besar. Langit-langitnya ditunjang tiang-tiang batu ramping tinggi menyerupai tiang kayu. Struktur besar lainnya adalah ruangan dengan seratus kolom.

Masa Sassanid (226-636) adalah masa setelah hele- nisasi Iran menyeluruh yang berlangsung dari tahun 323 SM hingga tahun 226 SM. Tetapi Masa Sassanid ini—saat teknik arsitektur berkembang pesat di Iran— tidak dapat menghapus seluruh pengaruh masa hele- nistik. Sebagai pengganti dan ahli waris kemasyhuran Achaemenid, Sassanid yang dijuluki “raja di raja”, membenahi peranan kerajaan sebagai pelindung segala bentuk seni. Pada masa ini timbul banyak ruang ber- bentuk persegi panjang dengan atap belahan silinder, juga ruang bujur sangkar yang beratap kubah di atas dinding busur.

Masa Islam yang dimulai tahun 636 merupakan masa peralihan. Para arsitek menyesuaikan diri de­ngan cara hidup Islam. Untuk mesjidnya, orang Per­sia memakai langgam Arab yang atap ruang sucinya didukung oleh sederet tiang di salah satu sisi pekarangan yang besar, sedangkan ketiga sisi lainnya di­kelilingi busur sederhana.

Masa Renaisans di Persia berlangsung dari tahun 820 hingga 1220. Monumen paling tua yang masih ber­tahan adalah makam berkubah milik Shah Ismail dan Samanid (907) di Bukhara, berupa kuil api dengan pasangan batu batanya yang khas. Bangunan yang paling anggun adalah menara Makam Qabus di Gur- gan yang tinggi meruncing dan diperkuat penopang (1006).

Semasa pemerintahan Seljuk langgam mesjid ber­kembang pesat. Ruangan lebar dan tinggi dengan atap lengkung berfungsi sebagai pusat tempat suci dan atap lengkung juga terdapat di ke tiga pusat ruang lainnya. Atap lengkung yang terdapat di depan tempat suci dipakai sebagai pintu masuk. Perkembangan lain ada­lah penempatan kubah besar di atas dinding-dinding busur yang melengkungi atap lengkung sehingga mem­beri penekanan sebagai tempat terpenting. Mesjid-I- Jami di Ispahan yang dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Seljuk, memiliki bagian-bagian utama yang bertuliskan tahun 1080. Sekumpulan me­nara di Makam Agung Sultan Sanjar—Sultan terakhir dari Seljuk di Merv (1157)— merupakan salah satu monumen terbaik jaman itu.

Pada masa Mongol Timurid (1220-1500), gaya utama arsitektur Seljuk berlanjut. Umumnya menara- menara dipakai secara berpasangan, terutama untuk mengisi atap lengkung yang dianggap suci. Banyak mesjid dan madrasah dari jaman ini yang direstorasi. Masa Safawid, adalah jaman dinasti utama dari masa Persia akhir (1500-1736). Raja teragungnya, Shah Ab­bas (1586-1628) menggunakan rancangan tata kota un­tuk ibu kota Isfahan dengan mengembangkan bentuk dasar pelataran dengan empat atap lengkung. Con­toh bangunan terbaik langgam tradisional dari masa paling akhir adalah Madrasah Madar-I-Shah di Is­fahan (1714). Dalam jaman modern, pengaruh Barat juga masuk ke dalam perkembangan arsitektur Iran. Namun, pada bangunan-bangunan untuk umum, masih digunakan bentuk dasar arsitektur Achaemenid.

Incoming search terms:

  • lengkung atap disebut
MENGENAL ARSITEKTUR IRAN | ADP | 4.5