MENGENAL BAGIAN-BAGIAN BUNGA

By On Wednesday, September 2nd, 2015 Categories : Bikers Pintar

Kelopak dan Tajuk

Bunga yang lengkap tersusun dari empat bagian utama yaitu kelopak, tajuk, putik dan benang sari. Kelopak dan tajuk disebut sebagai perhiasan bunga (perianthium) sedang putik dan benang sari dipandang sebagai alat reproduksi. Bunga yang masih kuncup bagian yang paling luar adalah daun kelopak bunga yang merupakan bungkus guna melindungi bunga dari gangguan luar. Sebelah dalam dari kelopak ditemukan bagian tajuk bunga atau mahkota bunga. Selama bunga masih kuncup, tajuk bunga ini berperan membungkus guna melindungi benang sari dan putik terhadap gangguan dari luar. Jumlah tajuk pada bunga umumnya tidak berbeda dengan jumlah daun kelopak dan umumnya berwarna cerah dan menarik. Kadang-kadang dalam satu bunga ditemukan bentuk daun tajuk sama dengan daun kelopak sehingga satu sama lainnya tidak dapat dibedakan, yang disebut tenda bunga atau perigonium. Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan oleh Darjanto dan Siti Satifah (1990) bahwa warna bunga ikut menentukan jenis hewan penyerbuk yang mendatangi bunga seperti misalnya warna coklat akan mengundang kumbang, penyengat dan I alat, warna kuning sering didatangi kupu-kupu, warna ungu sering didatangi lebah dan sebagainya.

Benang Sari dan Putik

Benang sari (stamen) dan putik (pistilum) merupakan alat reproduksi generatif dari suatu tanaman. Bila pada bunga suatu tanaman ditemukan benang sari dan putik maka bunga tersebut disebut sebagai bunga lengkap atau bunga berkelamin dua atau hermaproditus. Namun ada kalanya bunga tersebut tidak memiliki keduanya, tetapi hanya memiliki benang sari saja atau putik saja. Bunga yang hanya memiliki benang sari saja disebut sebagai bunga jantan (masculus). Bunga ini tidak mempunyai bakal buah sehingga tidak dapat tumbuh menjadi buah. Dalam urutan susunan kedudukan organ suatu bunga benang sari menduduki urutan ketiga setelah kelopak dan tajuk. Umumnya benang sari yang tumbuh normal terdiri dari dua bagian utama yaitu tangkai sari (filamentum) dan kepala sari (anthera).

Dalam mendukung anthera, filamentum dapat berdiri sendiri atau bergabung berlekatan satu sama lain membentuk satu tabung tangkai sari yang disebut monadelphus. Anthera pada umumnya terletak pada bagian ujung dari tangkai sari dan menurut cara lekatnya pada tangkai menurut Darjanto dan Siti Satifah (1990) dapat dibagi menjadi 3 golongan yaitu :

  1. Innatus, dimana anthera berdiri tegak pada ujung tangkai sari.
  2. Adnatus, dimana anthera melekat seluruhnya sepanjang ujung tangkai sari.
  3. Versatilis, dimana anthera bagian tengah saja yang-lnelekat pada ujimg tangkaisari.

Demikian juga halnya pada buah apel. Buah apel yang baik adalah buah yang bentuknya bulat dan simetris bila dibelah dua lewat tangkai buahnya. Namun ada buah yang bentuknya gepeng atau tidak bulat simetris tetapi ada bagian yang mengerut, pertumbuhan daging buahnya kurang sempurna. Kalau dibelah maka ditemukan pada bagian yang mengkerut tadi tidak ada biji. Hal ini karena pada bagian tersebut sebelumnya tidak terjadi pembuahan yang sempurna sehingga sel-sel endospermnya tidak membelah dan berkembang sempurna. Tidak berkembangnya sel-sel endosperm tersebut karena pada bagian tersebut tidak terjadi pertemuan sel inti sperma dengan sel telur yang akan memicu kerja hormon yang berperan merangsang pembelahan sel-sel endosperm.

 

 

MENGENAL BAGIAN-BAGIAN BUNGA | ADP | 4.5