MENGENAL PENANGANAN DAN PERAWATAN ORANG LANJUT USIA

By On Saturday, August 31st, 2019 Categories : Bikers Pintar

MENGENAL PENANGANAN DAN PERAWATAN ORANG LANJUT USIA – Orang lanjut usia kadang mendatangi pusat-pusat kesehatan mental atau menjalani psikoterapi pribadi melalui rujukan. Namun, orang lanjut usia memiliki kemungkinan lebih sedikit untuk dirujuk ke psikoterapi dibanding orang dewasa yang lebih muda. Para dokter umum, contohnya, biasanya tidak dapat mendeteksi depresi yang dialami orang lanjut usia. Situasi ini sebagian dapat disebabkan oleh pelatihan geriatrik yang tidak memadai bagi para profesional medis. Sistem penggantian biaya yang digunakan oleh banyak penyedia perawatan kesehatan juga dapat menimbulkan masalah karena bias terhadap perawatan inap dan mengganti biaya terapi rawat jalan lebih sedikit dari biaya yang dibayarkan pasien, terutama untuk layanan kesehatan mental.

Para ahli klinis cenderung tidak terlalu mengharapkan keberhasilan bila menangani pasien lanjut usia dibanding bila menangani pasien berusia muda. Dalam sebuah studi, para pasien berusia lanjut dinilai memiliki psikopatologi yang lebih parah, motivasi yang kurang untuk menjalani terapi, prognosis yang lebih buruk, dan lebih sedikit pencerahan dibanding para pasien yang berusia lebih muda oleh para terapis. Namun, penelitian tidak menunjukkan bahwa psikoterapi kurang berhasil bagi para paslen berusia lanjut. Jika pasien berusia lanjut dianggap memiliki kemungkinan yang terbatas untuk memperoleh perbaikan kondisi, mereka mungkin tidak akan ditangani. Di sisi lain, seorang terapis bisa saja kurang memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk memberikan penanganan yang baik bagi orang lanjut usia sehingga kondisi mereka tidak membaik.

Terdapat suatu ironi dalam mempertanyakan apakah pemberian psikoterapi merupakan hal yang tepat bagi orang lanjut usia. Dengan bertambahnya usia, bertambah pula perenungan dan kecenderungan untuk berpikir filosofis tentang hidup. Bertentangan dengan pesimisme terhadap kemampuan orang lanjut usia untuk berubah, kedua karakteristik tersebut sangat mendukung ketepatan intervensi psikoterapeutik bagi orang lanjut usia, dan, memang, hal tersebut didukung oleh data yang telah dikaji serta berbagai temuan yang akan dibahas nanti.

Orang-orang lanjut usia yang dirawat inap di berbagai rumah sakit mental pemerintah dan wilayah dan di bangsal psikiatrik di rumah sakit kota telah sangat berkurang dalam beberapa tahun terakhir berkat perubahan kebijakan kesehatan mental nasional. Sebagian besar orang lanjut usia yang membutuhkan penanganan kesehatan mental sekarang ini tinggal di panti-panti wreda atau menjalani perawatan berbasis komunitas.

MENGENAL PENANGANAN DAN PERAWATAN ORANG LANJUT USIA | ADP | 4.5