MENGENAL SISTEM LAMPU TL

By On Saturday, July 25th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Lampu TL terdiri atas tabung flouresent, induktor (kumparan hambat) dan starter. Tabung flouresent merupakan tabung kaca yang sebelah dalamnya diberi lapisan serbuk flouresent, dimana pada setiap ujungnya terdapat elektroda yang terdiri dari kawat pijar wolfram dengan sebuah emiter untuk memudahkan emisi elektron. Ukuran dari panjang dari diameter tabung akan menentukan daya dari tabung tersebut.

Bila elektroda-elektroda dihubungkan pada tegangan yang cukup besar sehingga diantara elektroda pada kedua ujungnya terdapat medan listrik yang mengakibatkan elektron- elektron bebas yang terdapat dalam tabung akan bergerak dari elektroda yang satu ke elektroda yang lainnya. Selama proses gerakannya, elektron-elektron tersebut akan berbenturan dengan elektron yang terikat, dimana bila benturan ini cukup kuat, maka elektron-elektron gas akan keluar dari orbitnya atau lepas dari ikatan intinya. Atom-atom yang kehilangn elektron akan menangkap kembali elektron-elektron bebas yang lain. bila sebuah elektron memasuki orbit kosong akan melepaskan kelebihan energinya dan dipancarkan sebagi sinar ultra-upgu yang akan diubah menjadi cahaya tampak oleh serbuk floursent. Sinar ultra-ungu ini akan menyebabkan elektron-elektron dalam serbuk floursent terlempar keluar atomnya, sehingga atom-atom ini memiliki ort^t yang lowong yang akan diisi oleh elektron-elektron lainnya dan kelebihan energinya akan dipancarkan sebagai cahaya tampak. Atom yang kehilang-an elektron dan tidak dapat menangkap kembali elektronnya atau elektron lain akan mendapat muatan positif dan dinamakan ion serta prosesnya disebut ionisasi. Bila tegangan pada elektroda tetap maka jumlah atom yang terlempar keluar akan bertambah, sehingga ionisasinya meningkat. Karena meningkatnya jumlah elektron bebas, termasuk peningkatan jumlah elektron yang bergerak diantara kedua elektroda mengakibatkan tahanan dalam tabung turun. Sekiranya proses ini berlangsung terus, maka dalam waktu yang pendek akan terjadi hubungan singkat dalam tabung. Oleh karena itu digunakan sebuah tahanan yang dihubungkan seri dengan tabung. Kalau sekarang arusnya meningkat sehingga tegangan pada elektroda-elektroda tabung menurun dan dengan demikian arus dalam tabung dapat dibatasi.

Kumparan Hambat.

Kumparan hmbat berfungsi untuk membatasi arus tabung. Selain itu juga berfungsi untuk membangkitkan suatu tegangan induksi kejut yang cukup tinggi untuk memulai penyalaan tabung floursent. Daya kumparan hambat yang diperlukan bergantung pada daya tabung flouresent yang dinyalakan.

Starter dan Penyalaan.

Starter merupakan suatu tabung kecil yang diisi gas mulia dan didalamnya terdapat dua elektroda dwilogam A dan B (bimetal). Jarak antara kedua elektroda dibuat sedemikian rupa, sehingga akan menyala bila diberi tegangan antara 100 Volt – 200 Volt. Jika rangkaian seperti Gbr. 1 dihubungkan dengan tegangan sumber 220 VAC misalnya, maka starter akna mendapat tegangan 220 Volt sehingga menyala dan menjadi panas dan elektroda dwilogam A dan B akan membengkok dan membuat kontak.

Dengan demikian suatu arus besar akan mengalir dari jaringan melalui kumparan hambat L, elektroda E, Starter S, elektroda tabung di sisi yang lain dan kembali ke jaringan. Arus ini membuat elektoda- elektroda tabung berpijar dan mengeluarkan elektron-elektron. Sementara itu tegangan pada starter telah hilang, shingga starternya padam dan menjadi dingin. Elektroda- elektroda dwilogam dalam starter akan lurus kembali dan memutuskan arus yang mengalir. Karena pemutusan yang tiba-tiba ini dalam kumparan hambat L akan dibangkitkan suatu ggl induksi diri yang cukup besar. Tegangan .kejut ini seri dengan tegangan jaringan, maka tegangan pada elektroda tabung akan cukup tinggi untuk menyalakan tabung, asalkan elektroda tersebut sudah cukup panas. Bila pada siklus pertama ini tabung belum menyala, urutan peristiwa di atas akan terulang sampai tabungnya menyala. Setelah menyala, tegangan tabungnya akan turun yang bergantung pada daya tabungnya (misalnya : 45 – 100 Volt untuk lampu TL 10 Watt dan 20 Watt) dan starter menjadi terhubung paralel dengna tabung. Karena tegangan kerja tabung lebih rendah dari pada tegangan penyalaan starter, maka starternya akan tetap padam.

 

Incoming search terms:

  • sinar yang keluar dari tabung lampu TL adalah
MENGENAL SISTEM LAMPU TL | ADP | 4.5