PENGERTIAN THE BULLET THEORY OF COMMUNICATION (TEORI PELURU)

By On Tuesday, November 11th, 2014 Categories : Bikers Pintar

Teori peluru ini merupakan konsep awal sebagai efek komunikasi massa yang oleh para teoritisi komunikasi tahun 1970-an dinamakan pula hypodermic needle theory yang dapat diterjemahkan sebagai teori jarum hipodermik (lihat Bab II! mengenai komunikasi massa). Teori ini

ditampilkan pada tahun 1950-an setelah peristiwa penyiaran kaleidoskop stasiun radio CBS di Amerika berjudul “The Invasion From Mars”. Wilbur Schramm pada tahun 1950-an itu mengatakan bahwa seorang komunikator dapat menembakkan peluru komunikasi yang begitu ajaib kepada khalayak yang pasif tidak berdaya. Tetapi kemudian dalam karya tulisnya yang diterbitkan pada awal tahun 1970-an Schramm meminta kepada para peminatnya agar teori peluru komunikasi itu dianggap tidak ada, sebab khalayak yang menjadi sasaran media massa itu ternyata tidak pasif. Pernyataan Schramm tentang pencabutan teorinya itu didukung oleh Paul Lazarsfeld dan Raymond Bauer. Lazarsfeld mengatakan bahwa jika khalayak diterpa peluru komunikasi, mereka tidak jatuh terjerembab. Kadang-kadang peluru itu tidak menembus. Adakalanya pula efek yang timbul berlainan dengan tujuan si penembak. Seringkali pula khalayak yang dijadikan sasaran senang untuk ditembak.

Sementara itu Raymond Bauer menyatakan bahwa khalayak sasaran tidak pasif. Mereka bandel (stubborn). Secara aktif mereka mencari yang diinginkan dari media massa. Jika menemukannya, lalu melakukan interpretasi sesuai dengan predisposisi dan kebutuhannya. Sejak tahun 1960-an banyak penelitian yang dilakukan para pakar komunikasi yang ternyata tidak mendukung teori peluru tadi. Kini timbul apa yang dinamakan limited effect model atau model efek terbatas, antara lain hasil penelitian Hovland yang dilakukan terhadap tentara dengan menayangkan film. Hovland mengatakan bahwa pesan komunikasi efektif dalam menyebarkan informasi, tetapi tidak dalam mengubah perilaku. Penelitian Cooper dan Jahoda: pun menunjukkan bahwa persepsi sslektif dapat mengurangi efektivitas sebuah pesan; dan penelitian Lazarsfeld dan kawan-kawan terhadap kegiatan pemilihan umum me-nampakkan bahwa hanya sedikit saja orang-orang yang dijadikan sasaran kampanye pemilihan umum yang terpengaruh oleh komunikasi massa.

PENGERTIAN THE BULLET THEORY OF COMMUNICATION (TEORI PELURU) | ADP | 4.5