PENGERTIAN FLAMINGO

By On Thursday, March 20th, 2014 Categories : Bikers Pintar

Tergolong burung air yang berukuran cukup besar. Ciri utama burung ini adalah leher dan kaki sangat panjang, serta paruh besar dan membeng­kok menyerupai sekop. Pada waktu terbang, leher dan kakinya dijulurkan sementara sayapnya yang lurus di­kepakkan secara teratur. Suaranya yang mirip suara angsa biasa terdengar pada waktu burung ini terbang dalam formasi yang besar. Dalam mencari pakan mau­pun berkembang biak, flamingo senang berkelompok dalam jumlah yang dapat mencapai ribuan.

Burung ini senang berada di air yang dangkal. De­ngan paruhnya yang berbentuk sekop, flamingo meng­aduk dan menyekop lumpur untuk menyaring bina­tang kecil dan bahan-bahan tumbuhan sebagai pakan­nya. Jenis flamingo kecil mencari pakan dekat per­mukaan air dan memiliki sistem penyaring yang le­bih luas pada paruhnya untuk memilih pakannya. Se­baliknya, jenis flamingo besar mencari pakan jauh di dalam air dan hanya sedikit mempunyai alat penya­ring pada paruhnya. Butiran-butiran yang tertangkap langsung ditelan dengan bantuan lidahnya. Lidah fla­mingo berukuran lebih besar dibandingkan dengan li­dah burung air lainnya. Diduga lidah besar ini men­cegah tertelannya benda-benda yang berukuran besar. Semua jenis flamingo mencari pakan dengan cara ini, tetapi masing-masing mempunyai relung lingkungan yang berbeda, sesuai dengan ukuran tubuh dan ukur­an pakannya. Seekor burung flamingo mengkonsumsi pakan per ekor per hari sekitar sepersepuluh berat tu­buhnya. Hal ini berarti pekerjaan mencari pakan de­ngan menyaring lumpur yang cukup lama sepanjang hari.

Flamingo berkembang-biak dengan selang waktu yang cukup lama dan tidak beraturan, biasanya dua atau tiga tahun sekali. Flamingo membuat sarang se­cara berkelompok. Bahan sarangnya lumpur yang di­tumpuk dan mengeras karena terjemur panas mata­hari. Bentuk sarang menyerupai mangkuk terbalik dengan permukaan bagian atas agak mendatar, ting­ginya 15—45 sentimeter, dengan garis tengah 35—75 sentimeter. Setiap sarang berisi satu sampai dua bu­tir telur berwarna putih. Pengeraman telur dilakukan oleh burung betina dan jantan secara bergantian, pe­telah menetas, anaknya diberi pakan berupa muntah­an dari tembolok induknya. Pada umur tiga hari, anak burung telah dapat meninggalkan sarang dan bergabung dengan anak flamingo sekelompoknya. Pemberian pakan oleh induknya masih terus berlang­sung sampai anak berumur sekitar dua setengah bu­lan saat anak mulai dapat terbang dan dapat hidup secara mandiri. Pada waktu masih kecil dan masih da­lam asuhan induknya, anak flamingo sudah sangat lin­cah bergerak dan berenang, sehingga sulitlah menang­kapnya. Bulu anak flamingo, pada waktu kecil, me­nyerupai kapas berwarna putih.

Meskipun penampilan burung ini menyerupai ba­ngau, beberapa ilmuwan memasukkannya ke dalam kelompok angsa, yaitu bangsa Anserriformes. Namun ada pula yang mengklasifikasikan secara tersendiri da­lam bangsa Phoenicophaiformes. Sekarang flamingo dimasukkan dalam bangsa Ciconiiformes bersama

Bangau-bangauan dan Cangak-cangakan. Diduga fla­mingo berasal dari kata Latin flamma atau kata Spa­nyol flamenco, yang berarti api. Memang warna me­rah di atas warna putih pada bulunya membuat bu­rung ini bila dilihat dari jauh menyerupai lidah api.

Di seluruh dunia terdapat empat jenis burung yang termasuk suku Flamingo-flamingoan atau Phoenicop- teridae, yaitu flamingo besar, flamingo kecil, flami­ngo andes, dan flamingo james. Flamingo besar ada­lah yang paling terkenal dan terluas penyebarannya, yaitu di Kepulauan Bahama, sebagian Meksiko, Ke­pulauan Galapagos, bagian selatan Amerika Selatan, Eropa Selatan, Afrika, India, dan daerah Burma dan Vietnam. Flamingo kecil tersebar di Afrika bagian se­latan dan beberapa daerah di India. Flamingo andes tersebar di Pegunungan Andes di bagian utara Chile serta bagian barat laut Argentina. Flamingo james ha­nya terdapat secara terbatas dan jarang di dataran yang tinggi di Pegunungan Andes.

Hanya sedikit keterangan yang dapat dikumpulkan mengenai ciri-ciri burung flamingo. Yang paling di­kenal ialah flamingo besar. Flamingo ini mempunyai ciri bulu penutup sayap berwarna merah, dengan ga­ris sayap berwarna merah tua. Bagian luar bulu sa­yap primer dan bulu sayap sekunder berwarna hitam. Bulu bagian tubuh lainnya adalah putih, sering dengan bintik-bintik merah muda. Paruhnya berwarna me­rah muda dengan bagian ujung berwarna hitam. Ka­kinya juga berwarna merah muda. Pada burung yang masih muda bulu tubuhnya berwarna putih kekuning- kuningan. Bulu sayap primer dan bulu sayap sekun­dernya berwarna hitam. Garis sayap berwarna merah muda pucat. Kakinya serta ujung paruh berwarna ke­labu. Ukuran tubuh burung dewasa dapat mencapai panjang sekitar 125 sentimeter.

Klasifikasi Ilmiah. Flamingo-flamingoan termasuk suku Phoenicopteridae, bangsa Ciconiiformes. Nama jenis flami­ngo besar adalah Phoenicopterus ruber, flamingo kecil Phoe- niconaias minor, flamingo andes Phoenicoparrus andinus; dan flamingo james P. jamesi.

Incoming search terms:

  • burung flaminggo
  • burung flamingo
  • filosofi flamingo
  • ciri khusus burung flaminggo
  • ciri ciri flamingo
  • fungsi paruh burung flaminggo
PENGERTIAN FLAMINGO | ADP | 4.5