PENGERTIAN ION

By On Monday, March 31st, 2014 Categories : Bikers Pintar

PENGERTIAN ION – Sebuah atom atau gugus atom, seperti molekul, yang mempunyai muatan listrik. Atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan awan elektron yang me­ngitari inti itu. Inti terdiri atas proton dan neutron. Bila jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron, maka akan diperoleh atom yang secara listrik netral. Ion mempunyai muatan listrik. Muatan listrik terjadi karena atom itu memperoleh atau kehilangan elektron. Proses penyingkiran elektron dari dalam atom atau molekul disebut pengionan (ionisasi). Muat- an ion dinyatakan oleh banyaknya elektron yang di­peroleh atau dilepaskan oleh sebuah atom atau suatu gugus atom.

Menghasilkan ion dapat dilakukan dengan radiasi atau dengan reaksi kimia. Radiasi meningkatkan ener­gi elektron dalam suatu atom atau molekul, sehingga elektron itu dapat terpental ke luar. Atom atau mo­lekul yang ditinggalkan akan menjadi ion positif. Radiasi itu bisa cahaya biasa, ultraviolet, sina.r-X, si- nar-gama, pancaran inti atom, partikel atau bahkan elektron.

Reaksi kimia yang melibatkan transfer elektron akan menghasilkan ion.

Banyak zat, umumnya zat anorganik, terdiri atas ion-ion. Misalnya garam dapur terdiri atas ion positif (kation) natrium dan ion negatif (anion) klorida. Ga­ram dapur terbuat dari logam natrium dan unsur klor. Atom natrium melepaskan satu elektron, sedangkan atom klor menerima satu elektron.

Air laut mengandung banyak sekali ion, antara lain klorida, natrium, sulfat, dan magnesium. Lapisan atas atmosfer juga penuh ion yang terpekatkan dalam satu lapisan yang disebut ionosfer.

Ion dalam zat padat biasanya tertata secara teratur dan berulang. Zat padat itu disebut kristal ionik. Misalnya kation natrium berselang-seling dengan anion klorida dalam kristal garam dapur. Ion dalam kristal ion terikat oleh gaya tarik listrik karena muat­annya yang berlawanan.

Ion dalam cairan bergerak relatif bebas ke mana- mana. Dalam larutan itu tiap ion menarik satu atau lebih molekul pelarut. Molekul pelarut itu netral, tidak bermuatan listrik, namun bila molekul itu polar (ber- r^tub) akan ada ujung yang relatif positif dan ekor ang relatif negatif. Biasanya kristal ionik hanya larut Jalan1 -larut polar, atau sekurangnya larut dengan lebih baik dalam pelarut polar dibandingkan dalam oelarut non-polar. Terhadap kation molekul pelarut akan menghadapkan ekornya yang negatif dan ter­hadap anion molekul pelarut akan menghadapkan kepalanya yang positif. Misalnya, bila NaCl dilarutkan dalam air, oksigen dari air akan menghadap ke ion Na + > sedangkan hidrogen-hidrogen dalam molekul air akan dihadapkan ke ion Cl”. Adanya molekul- molekul pelarut ini di sekitar ion di pinggir kristal akan memperlemah ikatan ion dalam kristal. Maka ion akan meninggalkan kristal dan garam itu dikatakan melarut. Ion yang dikitari molekul pelarut dikatakan tersolvasi. Bila ion-ion itu bereaksi dengan molekul pelarut, maka dikatakan zat terlarut itu mengalami solvolisis (penguraian oleh pelarut). Bila pelarutnya air proses penguraian itu disebut hidrolisis.

Pada tekanan normal, ion-ion dalam gas terlalu jauh satu sama lain untuk saling menarik. Oleh karena itu ion-ion tunggal hanyut cukup lama sebelum bertemu lawan muatannya. Campuran gas terionkan dan elektron pada suhu tinggi disebut plasma.

Banyak partikel di angkasa luar adalah ion, ter­masuk pula sinar kosmik. Sejumlah ion ini terperang­kap oleh medan magnet bumi dan membentuk jalur Van Allen.

Jumlah muatan listrik positif harus sama dengan jumlah muatan negatif, karena suatu zat secara listrik netral. Gerakan ion dalam suatu cairan adalah gerakan acak, kecuali bila dalam cairan itu ada medan listrik atau medan magnet. Medan listrik bisa ditegakkan dengan memasang elektrode positif (anode) dan elek­trode negatif (katode). Maka kation akan menuju ka­tode, m anion menuju anode, sedangkan pada ma­sing-masing elektrode ini dapat terjadi reaksi kimia. Bila pada elektrode terjadi reaksi elektrokimia, pro­ses keseluruhan disebut elektrolisis (penguraian oleh listrik). Contoh: larutan NaCl dalam elektrolisis akan menghasilkan gas hidrogen pada katode dan gas klor pada anode, sementara larutan menjadi makin ber­sifat basa.

Konsentrasi ion-ion yang bergerak bebas dalam suatu cairan dicerminkan oleh daya hantar listrik cair­an itu. Pada konsentrasi yang sama, daya hantar ion yang berbeda macamnya akan berlainan. Daya han­tar masing-masing ion dikaitkan dengan mobilitas ion itu. Daya hantar larutan bergantung pada konsentrasi ion dan mobilitas masing-masing ion. Ion hidrogen (sebenarnya H30+) jauh lebih mobil daripada ion- ion lain. Jadi jelas bahwa larutan garam lebih meng­hantar lisrik daripada air murni. Larutan yang me­ngandung ion disebut larutan elektrolit. Zat yang dilarutkan dan menghasilkan ion-ion disebut elek­trolit. Elektrolit disebut kuat bila menghasilkan ba­nyak ion.

Incoming search terms:

  • pengertian ion
  • apa itu ion
  • ion adalah
  • definisi ion
  • arti ion
  • pengertian dari ion
  • apa arti ion ion elektron
  • mobilitas ion
  • apa yang dimaksud dengan ion
  • pengertian ion positif dan negatif
PENGERTIAN ION | ADP | 4.5