PENGERTIAN KONSEP SOSIOLOGI

92 views

Sosiologi termasuk dalam rumpun ilmu-ilmu so-sial “Social sciences.” Ia (baca: sosiologi) lahir berkat rangsangan yang diberikan oleh seorang filsuf ternama, yaitu Auguste Comte (1798 — 1857) melalui serangkaian tulisannya dalam beberapa buku di bawah judul “Cours de philosophic Positive” (1830 — 1842). Di dalam tulisan-tulisan tersebut khususnya jilid IV. Comte menerangkan tentang pendekatan-pendekatan umum untuk mempelajari masyarakat. Menurut Comte, pendekatan untuk mempelajari masyarakat itu mempunyai urutan-urutan tertentu dan kemudian urutan itu akan sampai pada tahap akhir yaitu tahap ilmiah. Oleh karena itu, Comte menganjurkan bahwa telah tiba saatnya bagi kita semua, penelitian terhadap soal-soal kemasyarakatan dan gejala-gejala masyarakat memasuki tahap, akhir itu. Disarankan pula agar semua penelitian tentang masyarakat ditingkatkan menjadi ilmu pengetahuan.

Nama yang pertama kali diberikan untuk ilmu pengetahuan ini adalah “fisika sosial (“social physics”), yang kemudian diganti dengan “sosiologi”, karena ahli metamatika Belgia, Quetelet telah mempergunakan istilah fisika sosial bagi studi statistik tentang gejala moral (1936), yang dikatakan Comte sebagai suatu percobaan pemberian istilah yang buruk. Sosiologi merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “socius” dan “logos.” Socius berarti “companion”‘ atau “associate” dan dapat dialihkan ke bahasa Indone sia dengan “kawan”; sedangkan logos berarti .”word”, yang dapat dialihkan ke bahasa Indonesia sebagai “kata”. Oleh Bierstedt, sosiologi diterjemahkan men-jadi “talking about society” atau dalam bahasa Indonesia “berbicara tentang masyarakat” .

Incoming search terms:

  • pengertian konsep sosiologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *