PENGERTIAN MASYARAKAT MAJU (CIVILIZED SOCIETY)

By On Saturday, November 15th, 2014 Categories : Bikers Pintar

Masyarakat ini ditandai dengan adanya pembagian kerja yang terinci dan spesialisasi yang teliti. Anggota-anggota masyarakat yang demikian itu hanya tahu menjalankan satu jenis pekerjaan (profesi) saja. Misalnya seorang ahli bangunan gedung tidak tahu menahu mengenai cara membuat semen. Seorang sopir hanya tahu menyopir, tetapi tidak tahu menahu tentang mesin kendaraannya. Seorang juru suntik hanya pandai dalam menyuntik, tetapi tidak dapat diharapkan tahu tentang pembuatan obat yang disuntikkan, atau mempunyai keahlian dalam pembuatan jarum suntik yang dipakainya. Jadi, dalam masyarakat maju perhatian anggota masyarakat ditumpahkan pada profesi, produksi dan jasa. Itu semua diusahakan guna memenuhi kebutuhan yang kian hari kian meningkat, baik kebutuhan material maupun kebutuhan akan nilai sosio-kultural yang non-material, seperti nilai-nilai spiritual, intelektual, moral, kesenian, kesehatan dan lain-lain. Apa saja yang merintangi tercapainya nilai-nilai tersebut harus disingkirkan; bahkan juga bila nilai-nilai sosial itu berupa warisan nenek moyang yang dianggap penting seperti adat istiadat atau tradisi. Nilai-nilai yang dirasa merintangi kemajuan akan mereka tinggalkan Bangsa Eropa, misalnya melepaskan kepercayaan nenek moyang mereka akan adanya kekuatan gaib pada benda-benda tertentu. Bahkan tidak sedikit yang meninggalkan agama leluhur, mulai dari praktek-praktek yang bersifat institusional seperti cara berdoa dan upacara-upacara kebaktian di rumah- rumah ibadat, kemudian pembuangan iman secara total lalu mencari kepercayaan lain, atau sama sekali tidak beragama.

Dalam proses kemajuan masyarakat juga terdapat pengembangan kebudayaan menulis dan membaca, kebudayaan mengadakan peneli-tian sebagai titik awal dari perencanaan yang dapat dipertanggung-jawabkan dan pelaksanaan yang membawa keberhasilan. Kebiasaan memiliki buku-buku ilmiah, membaca koran atau majalah tidak merupakan monopoli pemerintah pusat di kota metropolitan, tetapi juga di daerah-daerah, bahkan merupakan kebutuhan keluarga umumnya.

Masyarakat yang bisa membaca (7iterate) dapat berkembang menjadi masyarakat pascahuruf (post-literate), misalnya masyarakat modern di negara-negara maju (Amerika Serikat, Eropa, Jepang). Pada tingkat kebudayaan pascahuruf hasil karya ilmiah dan karya seni tidak hanya disimpan dalam buku-buku dan media cetak lainnya, tetapi disimpan dalam alat-alat perekam untuk disampaikan kepada warga masyarakat dengan kecepatan lebih tinggi melalui media komunikasi modern seperti komputer, radio, teleks, televisi dan lain-lain.

Tolok ukur untuk mengatakan bahwa suatu masyarakat tertentu sudah maju (juga modern) ada bermacam-macam. Salah satu di antaranya ialah kecepatan waktu atau kecepatan gerak, artinya kesanggupan dalam unit waktu tertentu untuk memberi prestasi tinggi. Teknologi tinggi merupakan syarat mutlak untuk mengganti tenaga manusia.

Incoming search terms:

  • masyarakat maju
  • pengertian masyarakat maju
  • masyarakat maju adalah
PENGERTIAN MASYARAKAT MAJU (CIVILIZED SOCIETY) | ADP | 4.5