PENGERTIAN MASYARAKAT TOTALITER DAN MASYARAKAT DEMOKRASI

By On Saturday, November 15th, 2014 Categories : Bikers Pintar

Sudah banyak buku yang membahas jenis masyarakat ini, teruta-ma dari sudut pandang ilmu politik. Tinjauan dari segi politik memang telah diadakan terus-menerus dari masa ke masa dengan cara yang makin sempurna karena kehidupan politik bergerak maju melalui irama pasang surut sebagai akibat dari pasang surutnya situasi dan ideologi yang membuntutinya. Pembahasannya lebih rinci dan hasilnya lebih memuaskan daripada pengkajian sosiologi. Ini tidak berarti bahwa pembahasan masalah itu dari segi sosiologi tidak berguna. Kegunaannya dapat dirasakan misalnya kalau kita membaca buku Sosiologi Politik karangan Maurice Duverger. Penulis ini berhasil menjelaskan titik-titik pokok yang menjadi dasar konflik-konflik teoretis antara Marxisme dan demokrasi liberal yang merupakan masalah teoretis dan praktis yang penting abad ini.

Suatu masyarakat disebut masyarakat totaliter, jika kekuasaan politik berada dalam tangan satu kelompok pemerintahan yang mengatur semua kelompok lain serta lembaga-lembaga yang ada dalam masyarakat itu secara sentral dan ketat. Misalnya, lembaga pemerintahan seperti lembaga legislatif, lembaga eksekutif dan lembaga yudikatif; badan pendidikan, badan perekonomian, dan organisasi tenaga kerja dipegang oleh pemerintah pusat. Jika dipandang perlu, fungsi MPR dan DPR dihentikan. Sebagai dukungan moral dan fisik yang sangat diperlukan, kekuatan militer merupakan unsur pemerintahan yang tak dapat ditinggalkan.

Masyarakat demokrasi berpijak di atas dasar pemikiran yang sama sekali lain dari masyarakat totaliter. Dalam sistem masyarakat totaliter kekuasaan tertinggi berada di tangan pemerintah pusat; dalam masyarakat demokrasi sebaliknya secara teoretis kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Dasar pikiran yang lebih dalam lagi yang melandasi hidup demokrasi ialah kesamaan hak dan kesamaan martabat semua manusia. Prinsip inihendak diwujudkan secara konsekuen dalam semua bidang kehidupan, baik dalam bentuk-bentuk lembaga pemerintah maupun nonpemerintah. Namun, ternyata penjelmaannya dalam ruang dan waktu tidak seragam, tetapi berbeda-beda menurut watak dan corak bangsa yang melaksanakannya. Perbedaan itu masih diperbesar lagi oleh perbedaan tingkat kebudayaan, khususnya kebudayaan berpikir yang meliputi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa yang satu dengan bangsa yang lain. Aneka bentuk demokrasi itu sudah dikenal umum dengan nama demokrasi parlementer untuk negara- negara di Eropa Barat dan Amerika Serikat dan demokrasi rakyat untuk negara-negara sosialis seperti Rusia. Di samping itu terdapat pula perpaduan antara kedua bentuk demokrasi tersebut di atas, khususnya di negara-negara dunia ketiga yang memberi warna dan nuansa sendiri. Bangsa Indonesia menyebut bentuk demokrasi yang dilaksanakan di negara ini sebagai demokrasi Pancasila.

Incoming search terms:

  • Pengertian masyarakat demokrasi
  • Masyarakat demokrasi
  • pengertian masyarakat demokratis
  • masyarakat totaliter
  • masyarakat demokratis
  • masyarakat yang demokratis adalah masyarakat yang
  • pengertian masyarakat totaliter
PENGERTIAN MASYARAKAT TOTALITER DAN MASYARAKAT DEMOKRASI | ADP | 4.5