PENGERTIAN RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI

210 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari berkenaan kesibukan manusia yang berkaitan dengan kesibukan produksi, distribusi, dan mengonsumsi pada barang dan jasa.

Ada juga yang menyatakan definisi ekonomi adalah seluruh yang terkait dengan usaha dan kekuatan manusia didalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk mencapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang bermakna keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketentuan rumah tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melaksanakan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini kebanyakan dikerjakan oleh konsumen, jika membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, andaikata menjual kebutuhan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif mendapatkan kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih jelas apa itu ekonomi, maka kita dapat merujuk pada pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar berkenaan prilaku manusia sebagai interaksi antara tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber daya untuk meraih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi perihal manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir di dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan tentang suatu kondisi dan karena ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai ubah barang dan jasa yang bisa meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terkandung lebih dari satu komitmen yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian komitmen mengolah dalam ekonomi adalah perekonomian punya peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses mengolah perlu biaya dan usaha didalam pelaksanaannya. Aktivitas produksi dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi didalam ekonomi adalah kegiatan penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini harus dilaksanakan bersama dengan perhitungan waktu yang baik agar product yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran berasal dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi ditunaikan pada kala dini hari agar kualitas buah dan sayur tetap baik saat konsumen membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip mengonsumsi didalam ekonomi adalah segala kegiatan penggunaan suatu produk yang dikerjakan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah membeli genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya agar atap rumahnya tidak bocor disaat hujan dan terasa nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang menjadi stimulan atau alasan yang membawa dampak seseorang jalankan tindakan ekonomi, baik dari di dalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, tersedia dua model motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni stimulus berasal dari dalam diri manusia untuk melakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan sebab jadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni stimulan atau dampak yang berasal dari luar pada manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia menghendaki belanja rumah karena melihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni stimulus di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya sehingga berupaya jalankan beraneka hal. Misalnya; bekerja untuk mendapatkan duwit untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permohonan manusia untuk memperoleh keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan suatu hal kepada orang lain bersama mengambil keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu stimulan dari didalam diri manusia untuk lakukan kegiatan ekonomi sebab ingin memperoleh penghargaan, baik dikarenakan keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kegiatan ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kegiatan memproses adalah punya tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan mengolah ini adalah pebisnis di beragam industri, jikalau pebisnis agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kegiatan produksi akan disalurkan kepada konsumen untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproses yang dilakukan produsen adalah untuk memenuhi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari aktivitas distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu lokasi ke wilayah paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi benar-benar krusial di dalam aktivitas ekonomi gara-gara sanggup mewujudkan keserasian antara kebutuhan dan ketersediaan produk yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah aktivitas tunggal, tapi perpaduan berasal dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi aktivitas pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, aktivitas distribusi ini punya banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek selanjutnya adalah penyaluran barang yang diperlukan customer bisa tiba terhadap sementara yang pas dan barang didalam suasana yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kesibukan mengonsumsi adalah kegiatan memakai atau memanfaatkan product (barang/ jasa) untuk memenuhi keperluan konsumen. Contoh kesibukan konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan kekuatan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *