Transfor masi individual.

Pengertian social darwinism (darwinisme sosial) adalah Teori bahwa organisasi sosial adalah seperti orga­nisme hidup, bahwa masyarakat mengalami perubahan fundamental, dan bahwa urutan EVOLUTION bisa jadi progresif, mulai muncul pada pertengahan abad ke-19. Di abad ke-20 pandangan ini dilanjutkan dengan menjelas­kan konsekuensi tak terduga dari tindakan individual, agregasinya menjadi mekanisme seperti perilaku kompetitif dan pasar, dan niat di pihak teoretisi untuk mengambil konklusi normatif dan berorientasi kebijakan. Teori perubahan evolusioner dari segi biologis dan perilaku yang dapat diantati, dan transformasi manusia dalam pengertian yang sama, telah lama ada sebelum terbitnya On the Origin of Species by Means of Natu­ral Selection (1859) karya Charles Darwin. Namun, Darwinisme sosial dan teori kem­bangannya dalam beberapa hal bertentangan dengan pandangan Darwin. Darwin meno­lak setiap gagasan kemajuan dalam transfor masi individual dan asal-usul spesies, dan dia sangat mencurigai usaha untuk mengambil kesimpulan dari hasil karyanya untuk dla plikasikan ke masyarakat manusia. NATtlitni SELECTION mengacu kepada variasi yang tak berpola, interaksi dengan lingkungan dan kesuksesan reproduksi, bukan dengan ‘kon – sep normatif seperti “survival of thc fittest.” Frasa ini dipopulerkan oleh Herbert Spencer, teoretisi utama dari Darwinisme sosial, yang dilecehkan oleh Karl Marx.

Teori Marx. Pengertian social darwinism (darwinisme sosial) adalah

Teori Marx adalah evolusioner dan progresif, berakar pada sejarah natural per­syaratan biologis manusia, tetapi amat ber­gantung pada premis keahlian linguistik dan rasiosinasi (ratiocination). Akan tetapi Frederic Engels kemudian menyamakan teori Marx dengan teori Darwin dalam hal metode dan arti pentingnya, dan ber­usaha menghubungkan seleksi alam dengan perkembangan kemampuan produksi manu­sia. Ini menimbulkan banyak usaha di dalam MARXISM untuk merekonsiliasikan perjua­ngan kelas sebagai rute kemajuan historis dengan mekanisme survival dan kepunahan biologis. Akan tetapi, ternyata sulit untuk menjembatani gap antara premsi perilaku individu teoretis Darwinian dan pandang­an Marxis bahwa individu harus bertindak purposif dalam entitas kolektif seperti kelas sosial. Sebagai premis teoretis, organismc in­dividu yang sadar diri akan bersaing untuk eksis dan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik tampaknya mewakili gagas­an yang mirip dengan fislafat Friedrich Hayek dan Karl Popper yang anti-Marxis. Pengertian social darwinism (darwinisme sosial) adalah Akan tetapi, sehagai teoretisi yang memuji pasar, argumen mereka berfungsi di level di atas mekanisme biologis sederhana yang dipersyaratkan oleh teori sosial Darwinian. Di akhir abad ke-20 SociomoLoGY muncul sebagai penerus Darwinisme sosial. Kon­sekuensi untuk kumpulan perilaku yang tak diniatkan, seperti AGGRESSION dari warisan genetik, dikonseptualisasikan secara teoretis, meskipun pakar sosiobiologi tidak semua­nya sepakat mengenai sejauh mana tindakan otoritatif dapat atau seharusnya mencam­puri proses-proses ini di dalam masyarakat.