PENGERTIAN SOSIOLOGI FORMAL

20 views

Pemula dari pendekatan ini adalah Georg Simmel, yang mengingatkan kita pada pendekatan yang sebagian besar dilakukan oleh para sosiolog Jerman. Pandangan sosiologis dari Simmel ini dijelaskan secara terperinci dalam essay pendahuluan berjudul “The Problem of Sociology” dalam Sosiologi (1908), di mana Simmel menyatakan, pertama, bahwa sosiologi adalah suatu metoda baru, suatu cara untuk melihat suatu fakta yang telah selesai dibicarakan oleh ilmu sosial yang lain; pendekatan baru ini dicapai dalam pertimbangan “kondisi atau bentuk (“forms”) dari hubungan interaksi sebagai pembedaan kandungan historis; dan kedua, bahwa sosiologi adalah, dan oleh karena itu memperhatikan kondisi atau bentuk hu-bungan interaksi yang tidak dapat ditelaah (study) secara tradisional oleh ilmu-ilmu sosial, kondisi atau bentuk (“forms” yang tidak dapat ditelaah dalam institusi umum (“major institution”) seperti negara, sistem ekonomi, dan sebagainya, tetapi hanya bisa pada institusi yang kecil (“minor institution”) dan hubungan interaksi yang berlangsung (secara cepat) di antara manusia perorangan (individu). Dengan demikian, Simmel memandang bahwa masyarakat itu merupakan hubungan antara individu, oleh karena itu lapangan (field) sosiologi adalah “forms” (kondisi-kondisi atau bentuk-bentuk) dari hubungan manusia. Kondisi atau bentuk kemasyarakatan, kondisi atau bentuk peradaban, dan setiap kondisi atau bentuk dari organisasi sosial merupakan isi ruang lingkup sosiologi.

Para pengikut Simmel, menamakan teori ini “formal sociology” atau teori dari “forms” (kondisi atau bentuk) dari sosiasi, yaitu kondisi atau bentuk dalam mana individu-individu memenuhi kepentingannya. Kepentingan tersebut, dapat saja bersifat temporer atau permanen, direncanakan atau tidak direncanakan, yang merupakan basis dari masyarakat manusia. Maksud pokok dari sosiologi adalah menganalisa kondisi atau bentuk dari hubungan manusia, yang mana ia (Georg Simmel) telah menganalisa dalam banyak karangannya.

Incoming search terms:

  • pengertian formal dalam sosiologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *