Indikator kesejahteraan.

Pengertian standard of living (standar hidup) adalah Pertum­buhan ekonomi pada umumnya dianggap sebagai tujuan objektif yang diharapkan karena akan meningkatkan kesejahteraan penduduk pada umumnya. Level aktivi­tas ekonomi dan pertumbuhan ekonomi dinilai berdasarkan ukuran seperti Gross National Product (GNP). Perbandingan GNP atau level GNP per kapita menjadi indikator primer dari kemajuan suatu neg­ara. Akan tetapi, GNP sebenarnya disusun bukan sebagai indikator kesejahteraan. Ia merepresentasikan aktivitas agregat dalam perekonomian formal (pertukaran komod­itas dan upah), dan tidak berkaitan dengan produksi ekonomi informal, dengan kes­inambungan environmental, EQUALITY AND INEQUALITY social dan sejumlah aspek pent­ing lainnya dalam kesejahteraan. Usaha untuk mengkuantifikasi standar hidup dan kualitas hidup berupaya untuk mengatasi keterbatasan tersebut.

Aktivitas ekonomi. Pengertian standard of living (standar hidup) adalah

“Standar hidup” dapat dipakai untuk merujuk aspirasi, atau, yang lebih umum, situasi empiris dari populasi dan kelompok sosial. Statistik berusaha menyusun indeks situasi ini secara langsung—bukan men­gambilnya dari aktivitas ekonomi. Pengertian standard of living (standar hidup) adalah Sount. STATISTICS itu biasanya diperoleh nlelalui penelitian langsung lewat survei dan sen­sus rumah tangga. Biasanya statistik ini b•rkaitan d•ngan isu-isu seperti pendapa­tan rumah tangga, kondisi rumah tangga (misalnya, apakah punya toilet dan jika punya apakah toiletnya di dalam atau di luar rumah), kepemilikan material (seperti kepemilikan perabotan rumah tangga) dan praktik konsumsi (termasuk konsumsi ma­kanan). Banyak dari statistik itu diproduk­si secara rutin dan lebih sering di negara maju, dan kurang sering di negara miskin. (Di negara-negara miskin, pertanyaan spe­sifik yang diajukan mungkin berbeda­misalnya akses ke asupan kalori, bukan komposisi barang yang dibeli). “Standar hidup” bukan hanya dipakai untuk menunjukkan kondisi hidup aktual. Pada pertengahan 1950-an komite pakar di PBB merekomendasikan bahwa “level hi­dup” bisa dipakai untuk tujuan ini, dengan “standar hidup” mengacu pada aspirasi atau ekspektasi orang akan kondisi kehidupan mereka. Baru ada sedikit studi yang meng­gunakan perbedaan ini. Pengertian standard of living (standar hidup) adalah Akan tetapi, studi statistik mungkin membandingkan level pendapatan aktual dengan level yang dibu­tuhkan untuk memenuhi kebutuhan makan­an, perumahan dan sebagainya. Demikian pula, level konsumsi sering dipertentangkan dengan standar tertentu—biasanya level minimum, atau level referensi berdasarkan rata-rata atau patokan. “Standar hidup” biasanya dibatasi pada kesejahteraan material, dan ini di indeks dalam term kepemilikan komoditas dan ak­ses ke kebutuhan dasar. Juga ada usaha un­tuk mengembangkan seperangkat indikator yang mencakup aspek situasi hidup yang lebih luas—seperti akses ke pendidikan dan layanan kesehatan, harapan hidup, mobilitas dan bahkan fasilitas kultural. Istilah seperti “kualitas hidup” diperkenalkan untuk men­cakup perhatian yang lebih luas, terutama di dekade akhir abad ke-20, terhadap lingkung­an, polusi dan degradasi lingkungan. “Kuali­tas hidup” sering disandingkan dengan “stan­dar hidup” untuk menegaskan poin bahwa ada lebih banyak aspek kehidupan selain akumulasi komoditas (Iihat CoNsumnt soct­rrY). Penelitian substansial telah dilakukan untul: mengembangkan indikator sosial dmi lingkungan, mencakup ciri perubahan hidup yang lebih luas. Isu yang menjadi perhatian studi standar hidup masih disajikan dalam bentuk kompilasi. Bagaimanapun juga, arti penting fundamental dari kesejahteraan ma­terial dalam hidup kita tidaklah hilang, bah­kan jika kerusakan lingkungan dan sumber keprihatinan lainnya mungkin memengaruhi kesejahteraan material.