Filsafat Hegelian.

Kata ini berasal dari kata Yunani telos, yang berarti tujuan. Penggunaan spekulatif atas istilah ini, be­rasal dari filsafat Hegelian dan filsafat se­jarah lainnya, yang mempertalikan tujuan dengan seluruh sejarah manusia. Tetapi istilah ini ditinggalkan pada abad ke-20 dan dikecam oleh penulis seperti Popper (1957) dan Lyotard (1979) (1ihat Histori­cism). ExPLANA•IoN teleologis atas perilaku manusia dan hewan lainnya berdasarkan tujuan bagaimana pun juga lebib banyak diterima. Posmvism dan BF.HAvIouRtsm me­nyAndarkan diri pada penjelasan mekzmis dalam term sebab-sebab anteseden, semen­tara HERmF,NEu•ics dan RATIoNAL moicE •HEORY dan pendekatan terkait lainnya (Sartre, 1960; Taylor, 1964) telah mengem­bangkan ide bahwa penjelasan tindakan manusia harus mencakup rujukan pada niat dan tujuan manusia dan/atau praktik kultural yang mapan. Pengertian teleology (teleologi) adalah Menurut REALism, model CAUSALITY yang fokus pada kekuatan kausal dari entitas juga telah mendekatkan penjelasan kejadian natural dan tindakan manusia (Bhaskar, 1979). Perkembangan ini telah melemahkan pandangan tentang oposisi global antara penjelasan kausal atau genetik dan penjela­san teleologis yang mengemuka di dalam filsafat dan pemikiran sosial abad ke-19 dan awal abad ke-20, khususnya di Eropa Tengah (Adler, 1904; Lukacs, 1973). Tetapi masih ada kontroversi mengenai dasar FUNC­TIONALISM yang melAndasi bentuk penjelasan teleologis yang mengaitkan tujuan, seperti stanilitas sosial atau perkembangan kekua­tan produksi, dengan entitas supraindividual seperti sistem sosial atau spesies manusia, yang terkadang dengan menggunakan analogi biologi.