PENGERTIAN TERAPI MULTIMODAL

By On Sunday, September 8th, 2019 Categories : Bikers Pintar

PENGERTIAN TERAPI MULTIMODAL – Terapi multimodal adalah sebuah variasi terapi perilaku kognitif yang dikembangkan oleh psikolog Univer-sitas Rutgers Arnold Lazarus. Lazarus berpisah dari Wolpe pada akhir tahun 1960-an karena rasa kecewa atas apa yang dianggapnya sebagai batasan yang tidak perlu yang ditetapkan oleh paradigma behavioral dalam pengu-kuran dan dalam desain berbagai in-tervensi psikoterapeutik yang memiliki efektivitas maksimal.

Premis dasar Lazarus adalah manusia merupakan kesatuan dari 7 dirnensi, yaitu: perilaku, proses-proses afektif, pengindraan, citra, kognisi, hubungan interpersonal, dan fungsi-fungsi biologis (dalam istilah Lazarus diakronimkan menjadi BASIC IB: Behavior, Affective Processes, Sensations, Images, Cognitions, Interpersonal Relationships, Biological Functions). Terapi yang efektif harus menangani masalah dalam semua atau dalam beberapa subrangkaian bidang tersebut, memutuskan urutan masalah yang harus ditangani, kemudian menerapkan teknik-teknik yang paling tepat bagi setiap bidang masalah.

Contohnya, berbagai tekanan yang dialami pasien tampaknya dipicu oleh proses-proses berpikir yang ab-normal, perhatian harus difokuskan pada C, kognisi, dan harus diterapkan berbagai prosedur yang berdasarkan penelitian klinis dan eksperimental sangat tepat untuk mengubah cara berpikir seseorang tentang segala sesuatu. Meskipun demikian, B yang pertama, behavior, juga dapat bermasalah, dan meskipun digerakkan oleh pemikiran yang abnormal, dapat memerlukan perhatian spesifik tersendiri, contohnya, bila seseorang belajar bertindak dengan cara yang tidak dikuatkan oleh lingkungannya saat ini.

Lazarus menyusun profil modalitas bagi setiap pasien, yang membantunya dan pasiennya untuk menentukan bidang yang memerlukan perhatian. Skema tersebut mirip dengan (dan lebih dulu ada beberapa tahun sebelumnya) sistem multiaksial dalam DSM dalam hal keduanya didesain untuk mengarahkan perhatian pada berbagai bidang yang memerlukan perhatian, yang pada dasarnya memaksa ahli klinis untuk memfokuskan pada kategori atau bidang tertentu. Namun, pendekatan BASIC IB melangkah lebih jauh dalam hal upaya Lazarus menyusun serangkaian prosedur yang dapat efektif untuk masing-masing bidang tersebut.

Pendekatan Lazarus sebagaimana dijelaskan sejauh ini dapat masuk dengan mudah ke dalam kerangka kognitif-behavioral umum dan tidak dapat dibedakan dari terapi perilaku berspektrum luas yang dibahas sebelumnya. Akan tetapi, ia maju terus dengan berpendapat bahwa keputusan untuk menggunakan satu teknik tertentu semestinya tidak dituntun oleh pendekatan teoretis atau afiliasi dengan paradigma tertentu, namun oleh pertimbangan yang dilakukan dengan pikiran terbuka atas data yang ada. Contohnya, bila terapis yakin bahwa ia mengetahui bagaimana cara mengubah kognisi, teknik-teknik apa yang dapat digunakan untuk mengubah keyakinan maladaptif seorang klien? Jika suatu teknik dalam terapi Gestalt dapat bermanfaat, gunakanlah teknik tersebut, demikian saran Lazarus. Dalam kaitan ini Lazarus merupakan salah satu figur penting pertama dalam gerakan integrasi psikoterapi.

PENGERTIAN TERAPI MULTIMODAL | ADP | 4.5