Oposisi dan kritik Marxis.

Pengertian trotskyisni (trotskyisme) adalah Istilah ini me­rujuk pada satu aliran pemikiran, dan juga gerakan kecil, di dalam sosialisme interna­sional. Istilah ini berasal dari nama Leon Trotsky (1879-1940) dan dari pengaruh his­toris dari ide-idenya. Makna awalnya—sebe­lum 1917—adalah pAndangan nonortodoks tentang karakter revolusi Rusia yang akan datang. Tetapi sejak 1920-an Trotskyisme, sebagai oposisi dan kritik Marxis utama terhadap rezim Stalin di Rusia dan gerakan komunis internasional yang dipengaruhi Stalin, kemudian mencakup berbagai tesis, mencoba mempertahankan nilai-nilai Marx­isme klasik di hadapan apa yang dianggap­nya kesalahan penafsiran. Label ini meliputi beberapa diversitas konsep teori dan praktik politik.

Revolusi sosia­lis. Pengertian trotskyisni (trotskyisme) adalah

Unsur utamanya adalah teori PERMA­NENT REVOLUTION. Teori ini adalah antisipasi terhadap kemungkinan yang menghalangi Rusia mungkin ada di jalur revolusi sosia­lis di hadapan negara maju. Teori ini juga menekankan—dan semakin kuat setelah revolusi Bolshevik tidak menyebar ke negeri lain—keniscayaan revolusi komplementer di Barat agar upaya Rusia itu tidak sia-sia. Ini bertentangan dengan proyek “sosialisme di satu negara” Stalin, yang dianggapnya seba­gai ambisi kosong. Pengertian trotskyisni (trotskyisme) adalah Analisis terhadap tipe masyarakat telah muncul di Uni Soviet dengan kemenang­an politik Stalin. Menurut Trotsky, Soviet bukan lagi kapitalis, karena alat produksi utama dikuasai oleh negara, tetapi Soviet juga bukan negara sosialis. Soviet adalah masyarakat transisional, di mana birokrasi telah merebut kekuasaan politik kelas pe­kerja, dan mendapat keuntungan dari situa­si timpang yang tidak dapat dijustifikasi. Meskipun bukan kelas ekonomi dominan dalam pengertian Marxis, karena tidak pu­nya properti langsung dalam sumber daya produksi, birokrasi ini memiliki kedudukan istimewa, dan harus digulingkan lewat revo­lusi politik agar Rusia bisa menyelesaikan transisi menuju sosialisme—dibantu dengan transformasi sosialis di Barat. jika ini gagal, birokrasi akan menjadi sarana pemulihan kapitalisme dl Rusia. Trotsky sendiri, meski seorang kritikus yang tajam, tidak menganggap rezim bi­rokrasi Soviet sebagai bentuk baru kelas atau kekuasaan kapitalis. Ini adalah sudut pAndang utama Trotskyis selama 60 tahun setelah kematiannya: bahwa, walaupun rezim itu otoriter, “buruk,” dan bahkan ja­hat, namun rezim itu memelihara sebentuk prestasi utama revolusi Oktober, yaitu peng­hancuran properti kapitalis. Vernikiran lain dalam tradisi Trotskyis berp endapat seba­liknya, yakni bahwa kelompok penguasa So­viet adalah tipe kelas baru—kapitalis-negara atau kapitalis-birokratik—yang menguasai alat-alat produksi melalui kontrol. .negara. Menurut pendapat ini, Uni Soviet bukan perantara antara kapitalisme dan sosialisme. Pengertian trotskyisni (trotskyisme) adalah Berkat perspektif teoretisinya—teori re­volusi permanen—tradisi Trotskyis tam­pak internasionalis; lokus penting darinya adalah Fourth International, yang didirikan pada 1938. Tradisi utama juga rnembela konsep strategi sosialis revolusioner. Bagi beberapa Trotskyis ide “program transisi,” upaya untuk membangun jembatan menuju tujuan revolusioner, adalah ide yang sentral. Gerakan Trotskyis sendiri akhirnya sejalan dengan LENIN1SM. Dalam kasus yang ter­buruk, ini diasosiasikan dengan mentalitas “pembentukan-partai,” perpecahan dan sek­tarianisme.