Kesepakatan kerja sama.

Pengertian trust and cooperation (kepercayaan dan kerja sama) adalah “Dua agen atau lebih dapat dikatakan bekerja sama apabila mereka terlibat dalam usaha bersama untuk men­capai tujuan di mana tindakan dari mas­ing-masing pihak amat dibutuhkan” (Wil­liams, 1988, hlm. 5). Secara umum, kerja sama adalah relevan bagi kegiatan manu­sia, mulai dari bermain hingga pemikahan, dari transaksi pasar hingga hubungan in­ternasional, dari produksi industri hingga pendidikan. Bahkan kompetisi lebih sering didasarkan pada kesepakatan kerja sama.

Objek kepercayaan. Pengertian trust and cooperation (kepercayaan dan kerja sama) adalah

Kerja sama mensyaratkan agar agen­ seperti individu, perusahaan, pemerintah­menyepakati seperangkat aturan, sebuah “kontrak,” yang kemudian dipatuhi sela­ma aktivitas mereka berlangsung (Binmore dan Dasgupta, 1986, hlm. 3). Akan tetapi, kesepakatan dan aturan ini tidak selalu hasil dari komunikasi eksplisit atau niat. Kesepakatan dan aturan itu bisa muncul selama jalannya interaksi, dari pengala­man sebelumnya, dari proses uji-coba atau selama proses evolusi (Axelrod, 1984; Sug­den, 1986). Dalam pengertian ini, perilaku kooperatif juga dapat muncul di kalangan nonmanusia, di mana dalam kenyataan­nya sering dijumpai—dan ini bertentangan dengan pendapat tentang “persaingan un­tuk bertahan hidup” (Hinde, 1982; Bate­son, 1986). Kerja sama menghadirkan problem yang menarik bagi ilmu sosial ketika agen tidak dapat memonitor tindakan agen lain. Signifi­kansi sosial dan kecanggihan konseptualnya yang dibutuhkan untuk memahaminya akan semakin diperkaya “apabila tindakan oleh setidaknya satu pihak yang terlibat tidak di bawah kontrol pihak lain dalam definisi ini, sebuah situasi di mana dua agen bekerja sama selalu melibatkan setidaknya salah satu dari mereka bergantung pada pihak lain” (Williams, 1988, hlm. 5). Karenanya, kerja sama menjadi rapuh sekaligus menjadi ob­jek pengambilan keputusan yang berbahaya, terutama bagi pihak yang bergantung. Keti­ka monitoring sulit dilakukan, pilihan untuk menjalankan kerja sama—yang biasanya sensifit terhadap biaya—menjadi berisiko merugikan pihak lain. Di sini kerja sama membawa kita pada gagasan kepercayaan atau rasa percaya (trust) yang merupakan unsur penting dalam interaksi sosial. Objek kepercayaanmungkin merujuk pada kemampuan teknis dari individu ter­tentu yang bisa kita percayai (seperti dok­ter atau pilot). Atau mungkin berhubungan dengan reliabilitas dan efektivitas kelompok (misalnya, Gurkhas) dan bahkan entitas ab­strak (misalnya sistem transportasi) (Luh­mann, 1979, 1988; Barber, 1983). Akan tetapi, yang penting bagi kerja sama adalah kepercayaan pada kesediaan pihak lain un­tuk memenuhi kewajiban “perjanjian” mere­ka. Dalam pengertian ini kepercayaan (atau ketidakpercayaan) dapat dideskripsikan seba­gai level khusus dari probabilitas subjektif yang dengannya seorang agen menilai apak­ah satu atau lebih agen (A), yang dengannya kerja sama dilakukan, juga akan bekerja sama (atau tidak bekerja sama) (“Dapatkah kita memercayai kepercayaan?”dalam Gam­betta, 1988, hlm. 217). Ketika kita men­gatakan kita memercayai A (atau bahwa A adalah bisa dipercaya), maka secara implisit kita mengatakan bahwa probabilitas bahwa A akan melakukan tindakan yang berman­faat (atau setidaknya tak merugikan) bagi kita cukup tinggi sehingga kita bisa bekerja sama dengan A. Apabila kita mengatakan bahwa kita tak memercayai A berarti kita rnenyatakan secara tersirat bahwa probabili­tas itu amat rendah, sehingga kita tak mau bekerja sama dengannya. Kepercayaan merepresentasikan pro­blem nontrivial dalam setidaknya empat kondisi berikut ini. Kepercayaan pada A harus didasarkan pada tindakan kita sendiri saat tindak­an itu harus dipilih antara sebelum kita dapat memonitor tindakan A atau in­dependen dari kapasitas kita untuk me­monitomya; Pengertian trust and cooperation (kepercayaan dan kerja sama) adalah Kepercayaan harus bebas, khususnya bebas dari ekspektasi (kepercayaan di­katakan merupakan alat untuk mengh­adapi kebebasan orang lain, Luhmann, 1979; Dunn, 1984). Namun kepercay­aan tidak hanya terkait dengan kebe­basan pihak lain. Kita juga harus bebas untuk menah­an diri dari kerja sama apabila kita tak percaya, sebab jika tidak ada alterna­tif lain kita hanya bisa berharap atau mengAndalkan, tetapi tidak selalu per­caya. Terakhir, jika kita dapat memperoleh in­formasi lengkap tentang agen lain, maka tidak akan ada masalah dalam keper­cayaan. jadi kepercayaan juga dapat di­katakan merupakan respons sementara dan lemah terhadap ketidaktahuan kita, cara untuk mengatasi “batas jangkau­an pandangan” kita. Satu tradisi penting dalam pemikiran Barat—yang terdiri dari Machiavelli, Hume dan Smith, dan masih berlaku hingga kini, terutama di bidang ekonomi—menyamakan kepercayaan dengan sumber daya, yang bukan hanya dianggap langka, tetapi juga mustahil untuk diproduksi sesuka hati, sep­erti cinta, altruisme, solidaritas. Akibatnya, kepercayaan harus diberikan secara hemat dan cermat dan kita tidak bisa menyimpan kepercayaan untuk menciptakan kerja sama (Elster danMoene, 1988). Namtin Albert Hirschman (1984) dan Dasgupta (1988) menentang pandangan itu dan menunjuk­kan bahwa kepercayaan bukanlah sumber daya seperti sumber daya lainnya yang habis setelah dipakai, tetapi kepercayaan akan habis jika tidak dipakai. Beberapa contoh historis menunjukkan bahwa kepercaya­an bisa “diproduksi” secara sengaja. Meskipun ketidakpercayaan nonkon – disional tidak menghasilkan kerja sama cli antara agen yang bebas (Gambetta, 1988, hlm. 224-9), namun kerja sama tidak selalu bergantung pada tingkat kepercayaan yang tinggi. Pengertian trust and cooperation (kepercayaan dan kerja sama) adalah Dalam kenyataan, kerja sama yang sukses dapat terjadi tanpa adanya keper­cayaan, dan berpengaruh positif terhadap tingkat kepercayaan itu sendiri (Axelrod, 1984). Ketika mempertimbangkan apakah akan bekerja sama atau tidak, ada faktor faktor lain yang perlu dipertimbangkan, termasuk kemungkinan kerugian jika kerja sama gagal, prospek interaksi di masa de pan, kepentingan A, dan kemungkinan A mendapat kerugian besar.