PENGERTIAN WEWENANG KARISMATIK

By On Sunday, November 16th, 2014 Categories : Bikers Pintar

Ciri pertama dan utama wewenang karismatik ialah adanya ke-percayaan masyarakat bahwa kewibawaan yang dimiliki penguasa itu didasarkan pada charisma (karunia luar biasa) yang dilimpahkan dewa atau Tuhan. Pelimpahan berdasarkan hukum tertulis tidak perlu lagi, karena sudah ada kepercayaan dan kesediaan masyarakat untuk mengakui dan menerima orang yang dikaruniai (dipanggil, dipilih) Tuhan sebagai pemimpin mereka. Namun kepercayaan dan penerimaan di atas bukannya tanpa dukungan sifat-sifat luar biasa yang dapat dilihat dan dialami, yang melekat pada pemimpin karismatik. Dulu maupun sekarang dikenal orang-orang jenis itu, baik dalam masyarakat agama maupun masyarakat politik. Dalam lingkup masyarakat agama Yahudi, misalnya, dikenal nabi-nabi seperti nabi Musa, nabi Elia, nabi Jeremia, nabi Yesaya, dan raja-raja seperti Saul, Daud, Salomon. Dalam agama Katolik dikenal pemerintahan suci atau hierarki, yang dari zaman ke zaman dijabat oleh paus, uskup, imam, dan diakon. Umat percaya bahwa kekuasaan dan wewenang yang mereka miliki berasal dari Tuhan, bukan dari usaha mereka sendiri atau dari kekuasaan manusiawi. Pelimpahan kuasa dan wewenang itu terjadi waktu mereka menerima pentahbisan suci. Dalam lingkup masyarakat profan, termasuk negara, didapati banyak tokoh terkenal yang memiliki wewenang karismatik yang diterima masyarakat sezamannya berkat bakat-bakat mereka yang luar biasa, seperti Napoleon dari Peran cis, Hitler dari Jerman, Mao Ze Dong dari Republik Rakyat Cina, Soekarno dari Indonesia dan lain- lain.

 

Incoming search terms:

  • contoh wewenang kharismatik
PENGERTIAN WEWENANG KARISMATIK | ADP | 4.5