PENYIAPAN LOKASI TRANSMIGRASI DI INDONESIA

By On Saturday, August 8th, 2015 Categories : Bikers Pintar

PERANAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM PENYIAPAN LOKASI TRANSMIGRASI DI INDONESIA. Indonesia adalah negara agraris yang mempunyai daratan seluas 1919.317 km persegi (Kep. Mendagri, 1991), dan jumlah penduduk saat ini diperkirakan sebanyak 180 juta jiwa. Dari jumlah tersebut di perkirakan 60% penduduk tinggal di pulau Jawa, Bali dan Lombok, yang luas wilayahnya lebih kurang 7,5% dari luas daratan Indonesia. Bila diperkirakan pertambahan penduduk tiap tahunnya rata-rata 2% maka penduduk Indonesia pada tahun 2000 berjumlah kurang lebih 220 juta jiwa.

Yang menjadi masalah adalah penyebaran penduduk di Indonesia tidak merata dan kondisi semacam ini menimbulkan berbagai masalah yang rumit dan memerlukan pemecahan yang lebih baik dan hati-hati. Untuk memecahkan permasalahan penduduk ini pemerintah melalui tahap Repelita, dilaksanakan pembangunan secara menyeluruh di segala bidang, terrfiasuk diantaranya adalah pembangunan di bidang transmigrasi. Kebijaksanaan transmigrasi ini adalah untuk meningkatkan penyebaran penduduk dari wilayah-wilayah yang padat penduduknya seperti di pulau Jawa, Bali dan Lombok ke daerah yang jarang penduduknya, seperti Sumatera, kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya.

Bagi daerah asal, tujuan transmigrasi adalah untuk membantu mengurangi berbagai beban sosial, ekonomi dan lingkungan yang semakin berat, sedangkan bagi daerah penerima transmigrasi di maksud membuka dan mengembangkan wilayah pemukiman dan produksi guna memperluas lapangan kerja dan terutama memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Jadi prioritas di tujukan pada pemanfaatan lingkungan dan kesejahteraan para transmigran tanpa harus mendapat akibat yang negatif dari salah pilih lokasi transmigrasi. Dalam Undang – Undang Nomor 3 tahun 1972, tentang ketentuan pokok transmigrasi disebutkan bahwa tujuan program transmigrasi adalaht (1) meningkatkan taraf hidup, (2). pembangunan daerah, (3) keseimbangan penyebaran, (4) pembangunan yang merata di seluruh Indonesia, (5) pemanfaatan sumberdaya dan tenaga kerja, kesatuan dan persatuan bangsa, (6) memperkuat persatuan dan kesatuan.

Bila diambil arti yang sangat mendasar tujuan transmigrasi adalah untuk memecahkan masalah ketimpangan penyebaran penduduk yang tidak merata. Maka untuk melaksanakan program transmigrasi diperlukan perencanaan yang sebaik – baiknya dengan melibatkan instansi terkait agar kemungkinan salah pilih lokasi/daerah transmigrasi sejak awal dapat dihindari. Dengan demikian daerah-daerah diluar pulau Jawa, Bali dan Lombok, yang dicalonkan untuk tujuan transmigrasi harus segera diadakan penelitian dan evafuasi. Lokasi transmigrasi yang baik harus didukung oleh kondisi sumberdaya alam ( lereng, air, tanah dll ), serta sumberdaya manusia, sumberdaya ekonomi (jumlah penduduk, penyebaran penduduk, pendidikan, mata pencaharian, dll).

Walaupun demikian, dalam keadaan yang sudah direncanakan oleh pemerintah, masalah pemilihan lokasi transmigrasi yang tepat masih mengalami kesulitan. Untuk mendapatkan lokasi yang memenuhi persyaratan yaitu lokasi yang terbaik didasarkan atas pertimbangan- pertimbangan logis dan tidak mengandung resiko lingkungan yang besar sulit ditemukan. Untuk itu perlu dilakukan pendekatan baik secara psikologi maupun kultural sebelum para transmigran dipindahkan ke lokasi yang baru. Sebagai upaya pendekatan dalam memecahkan berbagai problema dalam me-milih lokasi transmigrasi yang sesuai diperlukan sistem yang dapat bekerja dengan data. Sistem informasi Geografis atau disingkat SIG dapat membantu memecahkan berbagai masalah yang ditemuinya.

PENYIAPAN LOKASI TRANSMIGRASI DI INDONESIA | ADP | 4.5