PERANAN TEMPE TERHADAP KESEHATAN

By On Tuesday, August 11th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Tempe merupakan lauk yang paling tepat untuk mengatasi kekurangan protein. Kombinasi 70% beras dengan 30% menghasilkan formula makanan yang komposisi zat gizi atau mutu proteinnya sangat baik untuk menanggulangi kekurangan kalori dan protein. Akibat dari kekurangan kalori dan protein terhadap anak antara lain adalah pertumbuhan terhambat, rentan terhadap penyakit dan tingkat kecerdasan rendah. Sedang terhadap orang dewasa antara lain mengakibatkan rendahnya produktivitas kerja dan juga rentan terhadap penyakit (Dyah, 1992).

Asam lemak tidak jenuh (PUFA) yang terkandung pada tempe bermanfaat untuk :

  1. Mencegah timbulnya penyakit jantung koroner akibat penyempitan pembuluh darah (Susani, 1991).
  2. Mengobati penyakit hypertensi karena PUFA mengakibatkan turunnya kadar kolesterol dan tekanan darah (Susani, 1991).
  3. Mencegah penyakit kanker karena PUFA menghalangi terbentuknya nitrosamin (Dyah, 1992).

Peranan masing-masing vitamin B yang terdapat pada tempe menurut Winarno (1988) sebagai berikut):

  1. Vitamin B12 atau sianokobalalamin bergu-na untuk membentuk sel-sel darah merah. Defisiensi vitamin B12 mengakibatkan enemi.
  2. Vitamin B1 atau thiamin berguna untuk menambah nafsu makan, kekurangan vita-min B1 mengakibatkan penyakit beri-beri.
  3. Vitamin B2 atau riboflavin memegang peranan dalam reaksi metabolisme inter-mediate, kekurangan vitamin B2 pada wanita mengakibatkan retak-retak pada bibir dan lidah.
  4. Vitamin B6 memegang peranan dalam reaksi metabolisme asam amino, kekurangan vitamin B6 menimbulkan gejala kerusakan pada kulit, syaraf terganggu dan kelainan pada darah.
  5. Niacin memegang peranan dalam pemeliharaan jaringan tubuh, kekurangan niacin mengakibatkan kulit menjadi kasar atau pelagra.
  6. Biotin sangat diperlukan dalam sintesa asam lemak dan dalam reaksi fiksasi C02 pada proses perubahan perurat menjadi oksaloasetat, kekurangan bioti menim-bulkan gejala kerusakan kulit, kadar haemoglobin menurun dan kadar kolesterol naik.
  7. Asam pantotenat memegang peranan da-lam metabolisme karbohidrat lemak dan protein, kekurangan asam pantotenat ditandai dengan muntah-muntah.

Peranan serat yang terdapat pada tempe menurut Eastwood (1987) antara lain adalah :

  1. Mencegah penyakit diabetes karena serat dapat menurunkan gula darah.
  2. Mencegah obesitas atau kegemukan karena serat menyebabkan orang cepat menjadi kenyang dan serat dapat menyerap. kalori sehingga menurunkan berat badan.
  3. Mencegah terjadinya kontipasi karena serat akan meningkatkan peristaltik usus sehingga sisa makanan cepat dikeluarkan dari tubuh.
  4. Mencegah penyakit kanker karena serat memperlancar pengeluaran sisa makanan sehingga tidak memungkinkan terbentuknya zat karsinogen.
  5. Mencegah hvpertensi karena serat dapat menurunkan kolesterol.

Beberapa pengujian dan penelitian tentang tempe menunjukkan bahwa:

  1. Tempe mempunyai karakteristik sebagai makanan bayi yang baik, selain mampu memacu pertumbuhan juga menghindari diare akibat infeksi bakteri enteropatogenik (Mien, 1992).
  2. Tempe mengandung antibiotik alami yang bisa melindungi usus dan memperbaiki sistem pencernaan yang disebabkan diare pada anak balita (Susami, 1992).
  3. Tempe dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat membuat awet muda karena tempe mangandung senyawa isoflavon yang mempunyai daya proteksi terhadap sel hati (Winarno, 1988).
  4. Tempe dapat melangsingkan tubuh karena tempe bisa menghindari terjadinya timbunan lemak dalam rongga perut, terutama sekitar lambung, ginjal dan dibawah kulit perut (Susani, 1991).
  5. Tempe merupakan peragian multikultur antara bakteri dan jamur. Bakteri dan jamur pada tempe kedele tidak bersifat patogen terhadap manusia (Hariyanto, 1992).

Tempe yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tempe kedele bukan tempe bong- krek yang terkenal sebagai penyebab kematian. Tempe bongkrek mengandung senyawa beracun yang diproduksi oleh bakteri Pseudomonas cocovenemans (Winarno, 1988).

PERANAN TEMPE TERHADAP KESEHATAN | ADP | 4.5