SEBAB AKIBAT KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA NEGARA MAJU

By On Sunday, July 19th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Berbagai kalangan di negara maju, yang jumlahnya hanya seperempat dari populasi dunia paling banyak mengkonsumsi energi bumi. Mereka menguasai sekitar 80 % kekayaan dunia, menggunakan sebagian besar sumber alam dan paling banyak menghasilkan limbah, gas rumah kaca (GRK), dan zat-zat kimia yang mengubah komposisi atmosfir, yang menyebabkan perubahan iklim global (global climate change), menyebabkan hujan asam atau endapan asam yang dihasilkan oleh negara maju (industri) di belahan bumi Utara (Silver dan DeFries, 1990).

Lebih jelasnya kerusakan lingkungan di negara-negara maju disebabkan karena :

  1. Kemajuan Ilmu Pengatahuan dan Teknologi. Dengan adanya kemajuan IPTEK standar hidup di negara maju juga semakin meningkat. Begitu pula usaha penelitian-penelitian dari penemuan- penemuan baru telah pula mempercepat terjadinya kerusakan lingkungan. Seperti pesawat antariksa yang digunakan untuk penelitian, namun sekali tembak sewaktu pelepasan ke atmosfir tidak sedikit pula bahan’-bahan kimia atau gas-gas yang dilepaskan ke atmosfir.

Dalam pada itu penemuan-penemuan nuklir, pemanfaatan nuklir telah pula menjadi sumber pencemaran baik limbahnya maupun peledakan atau kebocoran-kebocoran dari industri yang mempergunakan sumber engeri nukiir seperti kejadian di Chernobil. Penggunaan- penggunaan pestisida, untuk pertanian telah menimbulkan pencemaran. Begitu pula terjadinya perang Teluk, dalam waktu singkat telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang amat sngat pada semua komponen lingkungan (fisik/kimis, biologi, sosial) karena kemajuan dalam persenjataan apakah senjata nuklir, bom, atau senjata pembunuh massal dan lainnya. Banyak lagi contoh-contoh yang lain.

Kegiatan-kegiatan pembangunan dengan teknologi canggih ataupun sumber energi dari bahan baku fosil (BBF) telah mengeluarkan limbah cair, limbah gas maupun limbah padat. Di mana limbah tersebut dibuang begitu saja ke alam seperti ke sungai dan akhirnya ke laut, atau ke udara, maupun darat dengan secara sengaja, terang-terangan atau dengan sembunyi-sembunyi.

  1. Pembangunan yang hanya memikirkan keuntungan berdimensi jangka pendek tanpa pertimbangan jangka panjang, dengan mengambil jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini hanya mempertimbangkan aspek ekonomi tanpa pertimbangan aspek ekologi dan sosial.
  2. Akibat dari transportasi. Dalam mendukung

mobilisasi pembangunan di negara-negara maju apakah dalam negeri atau antar negara sumber energi untuk transportasi banyak digunakan (BBM). Penggunaan BBM telah menimbulkan pencemaran sepertio CO, SOx, NOx, Pb, HC, kebisingan dan lainnya. Penggunaan bahan kimia pendingin udara (AC) kendaraan dengan menggunakan Chlorof- luorocarbon (CFC) telah menimbulkan pencemaran oleh CFC. Dalam hal ini diduga keras CFC adalah perusak ozon terbesar (czon depletion).

  1. Berkembangnya kegiatan industri dari berbagai bentuk. Perkembangan dan kemajuan industri ini telah menghasilkan berbagai emisi dan memperbanyak emisi GRK.
  2. Pola hidup dan gaya hidup boros. Pola hidup dan gaya hidup boros dengan konsumsi energi yang begitu besar di negara-negara maju telah mendorong terjadinya kerusakan lingkungan.
  3. Penggundulan hutan atau deforestation. Di negara-negara maju, jika ditinjau dalam waktu yang panjang sejak dari priode pra pertanian sampai sekarang deforestation mencapai 6,5 juta km2. Sedang di negara berkembang kerusakan itu hanya 0,5 km2.
  4. Bertambahnya jumlah penduduk. Ber-tambahnya jumlah penduduk, naiknya pembakaran bahan bakar per orang, produksi C02 juga naik seperti di negara maju. Misalnya dari pemanasan rumah, industri, transportasi.
  5. Pandangan hidup negara maju (Barat). Manusia menganggap dirinya terpisah dari ekosistem. Oleh karena itu usaha manusia untuk menguasai ekosistem menjadi tidak peduli akan kerusakan yang terjadi pada ekosistem, karena dianggap tidak akan mengganggunya. Sehingga manusia itu akan berusaha ingin mengeksploitasi ekosistem sebanyak-banyaknya.
  6. Ketidak pedulian setiap kerusakan ling-kungan yang terjadi. Akibat pencemaran udara yang tinggi misalnya oleh S02 dan N02 di Eropa dan Amerika Utara telah menyebabkan terjadinya hujan asam secara meluas. Hujan asam telah menyebabakan berbagai macam kerusakan. Penggunaan CFC berjumlah 70 %. (Amerika 29 % dan negara maju lainnya 41 %).

Berbicara masalah C02, emisi total C02 di Amerika Utara dan Eropa Barat adalah 70,9% emisi total seluruh dunia (WRI dan IIED), 1986 dalam Soemarwoto, 1990). Gas ini telah menimbulkan efek rumah kaca, berakibat naiknya suhu bumi yang mempunyai efek lebih luas (seperti mencairnya salju dan es di kutub, volume air laut menjadi meningkat). Negara maju mengkonsumsi CF£ sebanyak 84 % (Uni Sovyet dan Eropa Timur).’ CFC sebagai gas buatan manusia banyak digunakan dalam kemasan aerosol, digunakan dalam AC, mesin pembeku, industri elektronika, industri plastik busa dan karet.

Incoming search terms:

  • masalah lingkungan hidup di negara maju
  • masalah lingkungan hidup di negara maju dan negara berkembang
SEBAB AKIBAT KERUSAKAN LINGKUNGAN PADA NEGARA MAJU | ADP | 4.5