TAHAPAN PROSES RISET PASAR

By On Wednesday, July 29th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Sebelum membahas tahapan proses riset pasar, baiklah kita melihat dulu tujuan pokok riset pasar (Margaret Crimp, 1981) yaiiu :

  1. untuk mengurangi resiko ketidakpastian hasil rencana pemasaran yang telah disusun oleh perusahaan.
  2. Untuk memonitor hasil kerja perusahaan dipasar pada setiap periode rencana pemasaran.

Dari tujuan yang pertama perusahaan akan berusaha untuk mengurangi resiko ke-tidakpastian hasil rencana pemasaran ber-hubung adanya perubahan- perubahan ekster-nal yang sebelumnya tidak dapat dideteksi dengan sepenuhnya. Sedangkan dari tujuan yang kedua perusahaan akan berusaha untuk selalu mengadakan koreksi perbaikan pada saat penyimpangan – penyimpangan terjadi, agartidak timbul suatu penyimpangan yang terlaiu jauh serta merugikan perusahaan.

Selanjutnya tahapan yang harus di-pertimbangkan dalam proses riset pasar (Crimp, 1981 ) adalah :

  1. Menggali pasar.
  2. Menguraikan pasar.
  3. Mengelompokkan pasar.
  4. Mengembangkan merek.
  5. Menguji pesan.
  6. Menyeleksi media.

 

  1. Menggali Pasar

Sebenarnya semua sumber data mengenai karakter konsumen, saluran distribusi, citra akan merek produk, harga produk yang diterima pembeli, cara pemakaian produk, dan sebagainya tersedia dipasar.

Oleh karena itu penting sekali menggali pa-sar ini untuk memperoleh data yang berka-itan dengan riset yang dilakukan melalui da-ta primer maupun data sekunder (Weiers, 1984).

Data Primer (data yang diperoleh secara langsung atau dari tangan pertama) seperti melakukan :

Tatap muka konsumen sasaran melalui: Wawancara langsung (seorang kon-sumen demi seorang diwawancarai). Kelompok diskusi (beberapa konsumen sekaligus dalam kelompok diskusi diwawancarai).

Data Sekunder (data yang diperoleh secaratidak langsung atau dari tangan kedua) seperti melakukan :

Pengumpulan sumber data melalui:

Sumber internal perusahaan (catatan- catatan/data/dokumen perusahaan, dan lain-lain).

– Sumber eksternal perusahaan (statistik, laporan departemen, majalah/buletin khusus, dan lain-lain).

 

  1. Menguraikan Pasar

Untuk merancang riset pasar kita perlu mengetahui parameter dari populasi, berapa jumlah rumah tangga, berapa konsumen potensial, berapa perusahaan yang ada. Uraian tentang pasar ini penting untuk menentukan besarnya sampel dalam riset pasar yang akan dilaksanakan yang langsung berkaitan dengan masalah anggaran dan waktu yang tersedia.

Pengelompokan pasar adalah sangat penting untuk mengetahui secara tepat target pasar yang menjadi sasaran pemasaran perusahaan, sehingga memudahkan pelaksanaan riset pasar karena :

  1. Pengumpulan dari analisa data tentang perilaku, sikap dan kebutuhan konsumen dapat ditujukan pada kelompok tertentu yang homogen yang dapat menggambarkan hasil yang lebih obyektif dan tidak menjadi bias.
  2. Pengumpulan dari analisa data tentang barang atau jasa yang tersedia dipasar dapat ditujukan pada kelompok produk barang atau jasa tertentu yang relatif dalam satu rangkaian jajaran yang diterima dan dibeli oleh konsumen sehingga tidak meluas keseluruh rancu.

 

  1. Dasar pengelompokkan pasar secara garis besar digolongkan menjadi 4 (empat) kelompok (Kotler, 1988) yaitu :
  2. Demografik menurut pengelompokkan : Umur, Jenis kelamin, Pendidikan, Pekerjaan, Pendapatan, Agama.
  3. Geografik menurut pengelompokkan : Daerah, Wilayah, Negara.
  4. Psikografik menurut pengelompokkan : Corak kepribadian,Tingkat harga diri, Tipe kesenangan.
  5. Behavioral menurut pengelompokkan : Perilaku, Kebiasaan, Kesetiaan.

 

  1. Mengembangkan merek

Salah satu hasil dari riset pasar adalah untuk melihat pula sejauh mana merek dari produk barang dan jasa tersebut sudah mendapat tempat dihati konsumen (bagi produk yang baru dipasar) atau sejauh mana konsumen tetap setia pada merek produk barang dan jasa tersebut (bagi produk yang lama dipasar). Hal ini dapat dilakukan dengan memakai 3 (tiga) bentuk formulir yang memuat:

  1. Kumpulan daftar ciri-ciri merek dari produk barang dan jasa tersebut dengan yang sejenis.
  2. Urutan rangking masing-masing produk barang dan jasa tersebut dengan yang sejenis menurut harga dan mutu.
  3. Urutan rangking masing-masing produk barang dan jasa tersebut dengan yang sejenis menurut popularitas.

Dari hasil analisa jawaban konsumen diatas dapat pula diketahui perkembangan merek su- atu produk barang dan jasa tersebut sebagai berikut:

– Apakah merek tersebut sudah berada didalam benak pikiran konsumen (brand awareness).

– Apakah merek tersebut sudah menjadi citra bagi konsumen (brand image).

– Apakah merek tersebut sudah menjadi pilihan bagi konsumen (brand preference).

– Apakah merek tersebut sudah menjadi konsumsi bagi konsumen (brand usage). Berdasarkan masing-masing tingkatan diatas, maka perusahaan dapat menyesuaikan penyusunan strategi pemasarannya.

 

  1. Menguji Pesan

Dalam rangka menyusun komunikasi pemasaran yang berbobot dan tepat sasaran diperlukan suatu pesan pemasaran yang disampaikan kepada konsumen agar setiap konsumen yang menerima pesan akan tergerak hatinya untuk melakukan pembelian produk barang dan jasa tersebut. Merupakan suatu jangkauan yang diliput oleh riset pasar untuk mengetahui sejauh mana pesan tersebut cukup efektif mengenai sanubari konsumen.

Riset pasar yang dilakukan adalah riset kualitatif berupa pertanyaan yang memotivasi konsumen untuk menjawab ;

Seberapa dalam tingkat:

Perhatian konsumen terhadap produk barang atau jasa tersebut.

Keinginan konsumen terhadap produk barang atau jasa tersebut.

Pelaksanaan untuk membeli produk barang atau jasa tersebut.

 

  1. Menyeleksi media

Antara pesan media memiliki hubungan yang erat satu sama lain. Kepada siapa pesan ditujukan menentukan pula pilihan media mana yang tepat untuk ditujukan kepada konsumen sasaran.

Memilih media yang tepat yang akan digunakan oleh kegiatan pemesaran haruslah diper- timbankan kepada media mana yang cukup favorit dan terjangkau bagi konsumen.

Secara garis besar media didalam dunia promosi produk barang dan jasa dapat dikelompokkan dalam 2 ( u’ua ) golongan besar yaitu :

Media cetak : surat kaba., majalan, brosur, poster.

Media elektronik : televisi, radio, bioskop, komputer.

 

Untuk mengetahui media mana yang disukai oleh konsumen sasaran dapat diajukan pokok-pokok pertanyaan yang menyangkut:

– Seberapa banyak konsumen melihat, mendengatr serta membaca media.

– Jenis media apa saja yang sering dipakai.

– Siapa saja yang turut menikmati atau menggunakan media tersebut.

– Kapan dan dimana media tersebut digunakan.

Incoming search terms:

  • proses riset pasar
  • tahapan riset pasar
TAHAPAN PROSES RISET PASAR | ADP | 4.5